Perkara Jahiliyah yang Selalu ada ada Kita

📚 EMPAT PERKARA JAHILIYAH YANG TIDAK AKAN PERNAH DITINGGALKAN OLEH SEORANG MUSLIM

Dari sahabat Abu Malik Al-asy’ariy Rodhiyallahu Anhu bahwasanya Rosulullah Shollallahu alaihi wa sallam bersabda,

,أَرْبَعٌ فِيْ أُمَّتِيْ مِنَ الْأَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ لَايَتْرُكُوْنَهُنَّ : الْفَخْرُ بِالْاَحْسَابِ, وَطَعْنُ فِيْ الأَنْسَابِ وَاللإسْتِسْقاءُ بِالنُّجُوْمِ, وَالنِّحَايَةُ عَلَي الْميِّتِ. وَقَالَ : النَّائَحَةُ إِذَا لَمْ تَتُبْ قَبْلَ مَوْتِهَا تُقَامُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَعَلَيْهَا سِرْبَالٌ مِنْ قَطِرَانٍ وَدِرْعٌ مِنْ جَرَبٍ

رواه مسلم

“Empat perkara yang ada pada umatku dari perkara jahiliyah yang mereka tidak akan pernah meninggalkannya yaitu :
Membanggakan kebesaran leluhur, mencela keturunan, menyandarkan turunnya hujan kepada bintang-bintang dan meratapi mayit.
Lalu beliau bersabda, ‘Perempuan yang meratapi mayit, apabila ia belum bertaubat sebelum ia meninggal, maka dia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan mengenakan pakaian yang berlumuran dengan cairan tembaga serta pakaian dari besi yang bercampur dengan penyakit gatal”

H.R Muslim No 934

📜 Faedah Dari hadits :

1⃣ Haramnya menyandarkan turunnya hujan berdasarkan kedudukan-kedukan bulan, dan sungguh hal itu termasuk perkara jahiliyah.
2⃣ Sungguh apapun dari perkara jahiliyah, sungguh manusia tidak akan pernah meninggalkannya seluruhnya.
3⃣ Sungguh segala sesuatu dari perkara jahiliyah dan perbuatan orang-orang jahiliyah maka hal itu adalah tercela didalam agama islam.
4⃣ larangan menyerupai hal-hal jahiliyah.
5⃣ Haramnya dari membanggakan kebesaran leluhur, dan sungguh hal itu merupakan perkara jahiliyah.
6⃣ Haramnya terjatuh dalam (mencela) keturunan dengan cara mencelanya ataupun merendahkan nasab orang lain.
7⃣ Haramnya meratapi (mayit), serta penjelasan hukuman atas hal itu dan bahwa hal itu masuk dalam dosa-dosa besar.
8⃣ Sesungguhnya taubat itu menggugurkan dosa-dosa walaupun dosa tersebut adalah dosa yang besar.
9⃣ Sungguh seorang muslim terkadang terdapat sesuatu dalam dirinya dari perilaku jahiliyah dan hal itu tidak mengharuskan dia menjadi kafir.

Faedah hadits kami ambil dari kitab Al-Mulakhkhosh Fii Syarhi Kitaabit Tauhiidi.

karya Syekh Sholih Bin Fawzan Bin Abdillah Al-Fawzan.

Semoga Allah azza wa jalla senantiasa menjaga beliau.

✍ Abu athiyah Hijrah Sabara Al Buthoniy

📑 Artikel Amal Islam

✒ Editor : Admin Asy-Syamil.com

📡 Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
📮CHANNEL MULIA DENGAN SUNNAH
🌐 https://t.me/MuliaDenganSunnah
🔄 https://t.me/RisalahSunnah
👥 https://bit.ly/JoinGrupKami
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
💠️ FB : https://goo.gl/tJdKZY
🛰 App : bit.ly/AsySyamilApp
📱 Admin : 081381173870

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *