Pahala Terus Mengalir

☄🌏🌾 *KIRIMAN PAHALA* 💧🌏☄

Untukmu yang ingin tambahan pahala setelah ajal menjemputnya.

Untukmu yang merasa gundah dengan usia yang sudah senja namun masih sedikit amal baiknya.

Untukmu yang bertaubat di akhir-akhir hayat dan sangat mengharap aliran pahala yang berlipat-lipat.

Kabar gembira dari *Nabi* kita yang tercinta melalui untaian _hadits_nya.

*Beliau* ﷺ bersabda,

سَبْعٌ يَجْرِيْ لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا ، أَوْ أَجْرَى نَهْرًا ، أَوْ حَفَرَ بِئْرًا ، أَوَ غَرَسَ نَخْلًا ، أَوْ بَنَى مَسْجِدًا ، أَوْ وَرَثَ مُصْحَفًا ، أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ.

📋 “Ada *tujuh perkara yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal dunia*, padahal dia berada di dalam kuburnya:

✅(1) orang yang mengajarkan ilmu,

✅(2) orang yang mengalirkan sungai (yang terputus)

✅(3) orang yang membuat sumur,

✅(4) orang yang menanam kurma (atau tanaman buah yg lainnya),

✅(5) orang yang membangun masjid,

✅(6) orang yang memberi mushaf Alquran, dan

✅(7) orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat.”

*_[HR. al-Bazzar, dan dihasankan al-Albani dalam shahih al-Jami’]_*

*Beliau* _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ juga bersabda,

إِنَّ مِمَّا يَلْحَقُ الْمُؤْمِنَ مِنْ عَمَلِهِ وَحَسَنَاتِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ عِلْمًا عَلَّمَهُ وَنَشَرَهُ ، وَوَلَدًا صَالِحًا تَرَكَهُ ، وَمُصْحَفًا وَرَّثَهُ ، أَوْ مَسْجِدًا بَنَاهُ ، أَوْ بَيْتًا لِابْنِ السَّبِيلِ بَنَاهُ ، أَوْ نَهْرًا أَجْرَاهُ ، أَوْ صَدَقَةً أَخْرَجَهَا مِنْ مَالِهِ فِي صِحَّتِهِ وَحَيَاتِهِ يَلْحَقُهُ مِنْ بَعْدِ مَوْتِهِ

“Di antara amalan yang tetap *mengalir pahalanya bagi seorang mukmin saat dia telah wafat*:

✅(1) ilmu yang dia ajarkan dan sebarkan,

✅(2) anak shaleh yang dia tinggalkan,

✅(3) mushaf al-Qur’an yang dia bagi-bagikan,

✅(4) masjid yang dia bangun, atau

✅(5) sebuah rumah yang dia bangun untuk para musafir,

✅(6) sungai yang dia alirkan, dan

✅(7) sedekah yang dia dermakan pada saat dia sehat dan masih hidup namun tetap bermanfaat setelah wafatnya.”

*_[HR. Ibnu Majah, dan dihasankan oleh al-Albani dalam kitab shahih sunan Ibnu Majah]_*

Maka bersegeralah mengerjakan amalan jariyah, amalan yang mengalir pahalanya setelah meninggal dunia.

Berusahalah untuk ikhlas dalam melakukannya,

Buanglah jauh-jauh penyakit riya’ dan ingin dipuji manusia,

Kalau tidak, amalan _jariyah_ kita tidak akan mengalirkan pahalanya, malah akan berbuah dosa.

Wa billaahit-taufiiq…

✏ Ustadz Abdul Basith, Lc حفظه الله تعالى

📁 Suara Al-Iman

✒ Editor : Admin Asy-Syamil.com

♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

•═══════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═══════•
📮CHANNEL MULIA DENGAN SUNNAH
🌐 https://t.me/MuliaDenganSunnah
🔄 https://t.me/RisalahSunnah
👥 https://bit.ly/JoinGrupKami
🗳 bit.ly/Asy-SyamilcomDonasi
💠️ FB : https://goo.gl/tJdKZY
🛰 App : bit.ly/AsySyamilApp
📱 Admin : 081381173870

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *