Bahaya Bid’ah

📛 *BAHAYA BID’AH* ⛔

Syaikh Shalih Al-Fauzan _hafizhahullah_ ditanya :
*Manakah yg lebih besar adzabnya: pelaku maksiat atau ahlul bid’ah ❓”*

Beliau menjawab:
*”Ahlul bid’ah lebih keras adzabnya, karena bid’ah lebih berbahaya daripada maksiat, bid’ah lebih dicintai syaithon dibandingkan maksiat. Karena pelaku maksiat (keumuman) bertaubat dari maksiatnya, adapun pelaku bid’ah maka sangat jarang dia bertaubat dari bid’ahnya, karna dia menyangka bahwa ia berada diatas kebenaran, berbeda halnya dengan pelaku maksiat yg tau dirinya bermaksiat. Adapun pelaku bid’ah maka ia menyangka dirinya taat dan berada di atas ketaatan. Oleh sebab itulah _wal’iyádzubilláh_ bid’ah lebih buruk dibandingkan maksiat. Oleh sebab itulah para Salaf memperingatkan agar tidak bermajelis dengan Ahlul Bid’ah, karena mereka (dikhawatirkan) akan mempengaruhi teman duduknya. Bahaya mereka sungguh sangat besar. Tidak diragukan lagi bahwasanya bid’ah lebih buruk dibandingka maksiat, dan bahaya yg ditimbulkan Ahlul Bid’ah untuk manusia lebih besar dibandingkan bahaya pelaku maksiat. Oleh karena itulah para Salaf mengatakan, “Biasa dalam sunnah lebih baik daripada bersungguh-sungguh dalam bid’ah”.*

=====
Dinukil dari kitab _Al-Ajwibah Al-Mufídah ‘An As-ilatil Manáhijil Jadìdah_, hal. 27 – 28, cet. ke-5, Dar Sahábus Salafiyyah, Mesir.

 

📛 *BAHAYA BID’AH* 📛

Rasululláh _shallalláhu ‘alaihi wasallam_ bersabda :

إن اللّٰه احتجز التوبة عن صاحب كل بدعة

_*”Sesungguhnya Alláh menghalangi (mempersulit) pelaku semua bid’ah untuk bertaubat”*_. ( Lihat kitab _Silsilah Al-Ahádits Ash-Shahíhah_ (no. 1620))

Imam Sufyan Ats-Tsauri _rahimahulláh_ berkata :

البدعة أحب إلى إبليس من المعصية ، فإنّ المعصية يتاب منها، والبدعة لا يتاب منها

_*”Bid’ah lebih dicintai oleh Iblis dibandingkan maksiat, karena seorang akan bertaubat dari maksiat, namun sangat sulit bertaubat dari bid’ah”*_. (Lihat _Musnad Ibnul Ja’d_ (no. 1885) dan Majmu’ Al-Fatáwa (11/472))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *