Menikahlah

โค๏ธ๐Ÿ’ž DATANG MELAMAR ๐ŸŒน๐Ÿƒ

๐ŸŒ™ _Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,_

ุฅูุฐูŽุง ุฎูŽุทูŽุจูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุฑู’ุถูŽูˆู’ู†ูŽ ุฏููŠู’ู†ูŽู‡ู ูˆูŽุฎูู„ูู‚ูŽู‡ู ููŽุฒูŽูˆูู‘ุฌููˆู’ู‡ู

๐Ÿ‹ *Apabila datang melamar kepadamu seseorang yang engkau ridhai agama dan akhlaknya.*

๐Ÿฅ‘ *Maka hendaklah nikahkan ia dengan wanita (dalam tanggungan) kalian.*
๐Ÿ“’ (Hasan, HR. at-Tirmidzi: 1084, ash-Shahihah: 1022)

๐Ÿ“š Catatan:

๐ŸŒ€1. *Khithbah (lamaran)* itu mendatangi orangtua /wali wanita. Bukan (sembunyi) menjalin kasih dengan ia sang pujaan hati.

_Maka tidak pernah ada istilah pacaran islami._

๐ŸŒ€2. *Penetapan ridha pada agama dan akhlak* baik itu dari orangtua/wali wanita, bukan label sepihak dari pria yang melamar.

โŽ _Karenanya bila tidak diterima, jangan mengaku-aku ia orang shalih dan yang menolak bakal rugi :)_

๐Ÿ”ฐ *Jadi.. jika engkau pria jantan, lamar datangi orangtua wanita. Berani diterima siap ditolak. Sebegitu simple khan?*

๐ŸŒ @sahabatilmu
โœ๐Ÿ‘ฅ #SahabatHijrah Ikhwan
โœ๐Ÿ‘ฅ #SahabatTaat Akhwat
โœ๐Ÿ“ฑ 082326777141

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *