Jangan Merasa Asing

🇷‌🇪‌🇳‌🇺‌🇳‌🇬‌🇦‌🇳

*JANGAN MERASA GHURABA..*
*Jika Hanya Pakaianmu Saja Yang Beda*

Amalan walau sedikit tapi serius InsyaAllah akan bermanfaat. Seperti saat hijrah, semuanya bertahap, dari hal-hal kecil aja dulu. Jangan karena ingin dilihat tapi justru malah menimbulkan mudharat.

Para salaf mengatakan:

_“Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya.”_

(Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 8/417, Daar Thoyyibah, cetakan kedua, 1420H, Tafsir Surat Al Lail)

Jadi..
Walaupun mau/udah hijrah kalau awalannya udah salah, entah karena niatnya atau emang gak tau caranya (wallahu a’lam) pasti kesini-kesininya banyak menimbulkan mudharat.

*Contohnya* “Niqabis Narsis”, pake hijab sih udah syar’i tapi masih upload foto selfie.

😱😱😱

MUDHARAT yang ditimbulkan lebih banyak dari manfaat yang didapat, salah satunya ‘sumber fitnah’ juga bahaya ‘ain.

Ukhty…
Masih adakah rasa malu dalam hatimu?

_“Iman itu terdiri dari 70 sekian atau 60 sekian cabang. Cabang iman yang paling utama adalah ucapan la ilaha illallah. Sedangkan cabang iman yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari tempat berlalu lalang. Rasa malu adalah bagian dari iman.”_

(HR. Bukhari dan Muslim, Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)

_Suatu ketika Nabi menjumpai seorang yang sedang mencela saudaranya karena dia sangat pemalu, Nabi lantas bersabda, “Biarkan dia karena rasa malu​itu bagian dari iman”_

(HR. Bukhari Muslim)

Menurut penuturan Imam Ibnul Qoyyim, *alhaya’* (rasa malu) diambil dari kata-kata hayat (kehidupan). Sehingga kekuatan rasa malu itu sebanding lurus dengan sehat atau tidaknya hati seseorang.

√ Berkurangnya rasa malu merupakan pertanda dari matinya hati dan ruh orang tersebut.
√ Semakin sehat suatu hati maka akan makin sempurna rasa malunya.

Mari cek diri kita semua..
Keep muhasabah ikhwah fillah..

*****

♻ *Sumber:*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *