Bagai Menggenggam Bara Api

# Penjelasan Indah Mengenai
“Menggenggam Bara Api”
.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
“Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.”[1]
.
-Bara Api kalau digenggam dengan mantap dan cepat, maka api akan padam, dan bara akan tergenggam, dan panasnya hanya sedikit di awal-awal saja
.
-Kalau setengah-setengah mengenggam tidak mantap (menyentuh sedikit-sedikit) maka bara tidak akan bisa tergenggam dan hanya terasa panas terus
.
-Begitu juga dengan mengenggam agama, untuk awalnya berat untuk hijrah ke agama, tetapi jika mantab beragama maka tidak ada beratnya lagi
.
-Demikian juga jika setengah-setengah beragama, maka ia rasakan agama adalah “beban” dan ia hanya merasakan beban itu, tidak merasakan lezatnya iman
.
Misalnya:
.
-ada wanita yang berjilbab modis “atas mekkah bawa amerikah”. Dia akan susah diperintahkan berjilbab besar yang menutup aurat, karena dia akan berpikir mungkin nanti tidak modis lagi,tidak laku, tidak cantik dan tampak kampungan.
.
-Maka ketika ia akan mendekat ke agama, akan terasa “panas” karena ia menyentuh bara api setengah-setengah.
.
Berbeda dengan wanita yang langsung berjilbab besar dan memperbaiki agama dan hapalannya. Ternyata belum beberapa lama ia berjilbab besar, sudah banyak yang “ngantri” ingin melamar karena tertarik dengan akhlak dan agamanya.
.
Syaikh Al-Mubarakfuri menukil perkataan Al-Qari,
.
“Tidak mungkin menggenggam bara api kecuali dengan kesabaran yang sangat dan menanggung kesusahan yang sangat. Ini bisa terjadi pada zaman yang tidak bisa terbayangkan lagi bagaimana bisa menjaga agama kecuali dengan kesabararan yang besar.”[3]
.
Baca selengkapnya ا:

Penyusun: Raehanul Bahraen

__
Follow akun (klik):
kontakk.com/@raehanulbahraen
kontakk.com/@raehanulbahraen
Broadcast WA muslimafiyah:
0895341555542
(Simpan nomornya, Kirim via WA :
[Nama Lengkap-Kota]
(Direkap tiap hari ahad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *